Efek Samping Udang Kena Kaporit

Terdapat tiga pemakaian kaporit yang umumnya dilaksanakan oleh petambak, yakni sebagai sterilisasi air, biosekuriti, dan menangani blooming plankton. Untuk langkah program kaporit pada tambak udang di setiap pemakaian itu, baca keterangan berikut ini!


1. Sterilisasi Air

Penerapan kaporit untuk mensterilkan air tambak dilaksanakan pada tahapan penyiapan budi daya. Berikut adalah langkah program kaporit pada tambak udang sebagai sterilisasi air:


Jika pada kolam ada beberapa ikan, karena itu kerjakan penyebaran saponin dengan jumlah 10-15 ppm secara rata ke semua tambak.

Teruskan dengan menyebar CuSO₄ (kupri) dengan jumlah 1-2 ppm untuk menghambat bertumbuhnya lumut dan bibit kerang/tiram yang bisa jadi carrier penyakit. Sesudah penyebaran, biarkan tambak sepanjang lebih kurang 3-5 hari supaya endapan yang diakibatkannya lenyap.

Seterusnya, sebar desinfektan untuk mensterilkan air dan mematikan virus atau bakteri didalamnya. Samakan jumlah desinfektan lewat produk yang dipakai. Contoh: kaporit dengan jumlah 20-25 ppm, TCCA dengan jumlah 15-20 ppm, akualisan dengan jumlah 5-10 ppm, dan yang lain. Kerjakan penyebaran secara rata ke semua tambak di sore hari supaya efektivitas kaporit dan TCCA tidak menyusut karena evaporasi yang karena cahaya matahari.

Penyebaran kaporit untuk udang seharusnya dilaksanakan dengan serentak pada sebuah saat waktu sesudah semua tambak diisi air. Maksudnya supaya proses sterilisasi air pada tiap kolam jalan maksimal. Jika tidak dilaksanakan serentak, organisme bikin rugi dari kolam yang belum sempat dikasih kaporit bisa menebar ke kolam yang telah disebar kaporit. Untuk hasil yang maksimal, prosentase kaporit pada tambak udang yang dianjurkan ialah sekitaran 20-60 ppm.

Sesudah kaporit diterapkan, Bapak/Ibu perlu menanti sepanjang dua minggu supaya residu-residu dari kaporit lenyap. tindakan dengan klorin kita nantikan waktu sekitaran 18 - 20 jam baru dapat kita transfer ke kolam budi daya . Maka, sesudah penerapan kaporit, air tidak dapat segera dipakai

2. Biosekuriti

Pada proses biosekuriti, kaporit dipakai sebagai media sterilisasi di saat Bapak/Ibu beralih dari 1 tambak ke tambak yang lain. Dalam kata lain, Bapak/Ibu dapat membersihkan kaki atau tangan dengan kaporit untuk menghambat peralihan kuman dan penyakit di tambak dan tempat sekelilingnya.


3. Menangani Blooming Plankton

Kaporit dapat dipakai untuk kurangi blooming plankton di tambak. Tetapi, jumlah yang dipakainya jangan kebanyakan. Bapak/Ibu hanya memakai kaporit sekitar 1-1,5 ppm saja.


Dampak Samping Kaporit untuk Tambak Udang

Walaupun beberapa keuntungan yang dapat Bapak/Ibu peroleh dari pemakaian kaporit, rupanya langkah pemakaian yang tidak pas dapat justru bikin rugi budi daya, lho. Ingin ketahui apa efek kaporit bila pemakaiannya tidak pas? Berikut penjelasannya!


Kaporit dapat membunuh udang bila endapan yang dibuat dari pemakaiannya tidak dibikin bersih betul.

Endapan kaporit akan mengusik perkembangan plankton dan bakteri baik di kolam.

Kaporit dapat mencemarkan lingkungan jika kebuang dan terakumulasi di perairan.

Selainnya membunuh udang, kaporit bisa membunuh biota lain seperti ikan, kerang, karang, dan plankton walaupun telah kebuang jadi sampah

Produk yang Dapat Jadi Alternative Kaporit

Peranan klorin (bahan aktif kaporit) dapat diganti Hidrogen peroksida (H2O2). H2O2 adalah zat kimia yang berwujud cairan bening dengan struktur sedikit kental dibanding air. Keunggulan H2O2 ialah tidak memiliki kandungan endapan, harga tambah murah, dan faedahnya lebih efisien. Sebagai perbedaan, klorin mempunyai nilai Relative Oxidizing Power (Kemampuan Oksidasi Relatif) ialah 1,0, dan nilai yang dipunyai H2O2 ialah 1,31. Dalam kata lain, pemakaian H2O2 dapat semakin kecil dibandingkan klorin. Tetapi, Hidrogen H2O2 bisa juga diganti desinfektan Aqualisan dan Aquasept. Ingin mengenal lebih jauh dengan Aqualisan dan Aquasept? Baca keterangan berikut!


1. Aquasept 3.0

elanco aquasept 3

Sumber: eFishery

Aquasept 3.0 adalah salah satunya desinfektan yang dapat menjadi alternatif kaporit. Aquasept telah populer akan efektifitasnya saat mematikan bakteri, virus, spora jamur, dan jamur di tambak. Aquasept 3.0 umumnya dipakai Petambak dalam proses penyiapan air tambak. Sebagai desinfektan unggul, Aquasept 3.0 telah bisa dibuktikan dapat:


Kurangi jumlah bakteri dalam proses penyiapan air tambak.

Kurangi material organik dan ferric acid (asam besi) di air dan dasar tambak.

Membunuh vibrio dan patogen yang berada di air dan dasar tambak.

Mempunyai efektifitas tinggi pada pH maksimal budi daya udang (pH 7,5-8,5).

Jaga rasio kesetimbangan air hingga pengendalian air bisa dilaksanakan waktu lebih singkat.

2. Aqualisan

disinfektan aqualisan 22 kg

Sumber: eFishery

Selainnya Aquasept, desinfektan Aqualisan bisa juga Bapak/Ibu menjadikan alternatif kaporit. Desinfektan ini aman dipakai serta lebih efisien dibanding desinfektan yang lain karena dibikin berbahan yang ramah pada lingkungan. Berikut sejumlah faedah dari Aqualisan:


Mengatur dan mematikan virus, bakteri, dan mikroba beresiko yang lain.

Mengoksidasi dan mengeliminasi H₂S, NH3, NO₂, dan racun alga.

Tingkatkan Dissolved Oxygen (DO).

Ramah pada lingkungan dan tidak beresiko pada udang karena terdekomposisi dengan prima dalam air tanpa tinggalkan endapan beresiko.

Pastikan keamanan biosekuriti tambak.

Komentar